10 Agustus 2017•Update: 11 Agustus 2017
ISTANBUL
Turki akan mulai mengembangkan diversifikasi pasar pariwisata untuk mencapai pendapatan per tahun hingga USD 50 miliar pada 2023, kata Menteri Budaya dan Pariwisata, Rabu.
Dalam jumpa pers di Istanbul, Menteri Numan Kurtulmus mengatakan bahwa Turki akan memperluas sasaran pariwisatanya untuk menarik lebih banyak turis tidak hanya dari negara-negara tertentu seperti Jerman dan Rusia, namun juga dari Tiongkok, India, dan Jepang. Turki adalah tujuan wisata populer bagi wisatawan Jerman dan Rusia.
Kurtulmus menambahkan, Turki ingin mengembangkan produk pariwisatanya yang mencakup wisata musim dingin, lingkungan, dan ekologi.
Kurtulmus juga menyanggah anggapan Turki tidak aman dengan mengatakan: “Sama halnya dengan Berlin yang aman, Istanbul juga aman. Sama juga dengan Wina, London, atau New York yang aman, Izmir dan Antalya juga cukup aman untuk berwisata.”
“Terorisme adalah masalah global yang mengacam seluruh kota di dunia,” tegasnya.
Dilaporkan oleh Ali Kemal Akan; Ditulis oleh Nilay Kar