Talha Ozturk
22 Desember 2017•Update: 24 Desember 2017
Talha Ozturk
BELGRADE, Serbia
Wakil Perdana Menteri Turki Hakan Cavusoglu pada Kamis mengatakan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) bukan hanya menargetkan Turki, namun bisa juga menjadi "dinamit" di negara-negara lain tempat mereka berlindung.
Pernyataan Cavusoglu itu dilontarkan di tengah kunjungannya ke Makedonia. Dalam pidatonya, Cavusoglu mengatakan itu merupakan tugas kemanusiannya untuk memperingatkan negara-negara lain mengenai bahaya yang bisa ditimbulkan FETO.
"FETO bukan sekadar kelompok yang menyerang Turki pada 15 Juli 2016. Mereka bagai bom dinamit yang disembunyikan di berbagai negara-negara dimana mereka melakukan aktivitas mereka. Tugas kami adalah untuk memperingatkan orang sebelum bom ini meledak," jelasnya.
Dia juga mengatakan organisasi intelijen itu melangsungkan berbagai kegiatan ilegal di sejumlah negara.
"Kami tidak ingin negara lain melalui apa yang kami alami pada 15 Juli tahun lalu. Peringatan dan imbauan ini bertujuan sebagai kewajiban kemanusiaan," terangnya.