Nicky Aulia Widadio
06 Juli 2021•Update: 06 Juli 2021
JAKARTA
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kasus Covid-19 pada anak bertambah 1.347 pada Selasa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan jumlah tersebut mewakili 14 persen dari total 9.439 kasus positif yang dikonfirmasi pada Selasa.
Sebanyak 1.014 di antaranya merupakan anak berusia 6-18 tahun, sedangkan 333 lainnya merupakan balita.
Sebelumnya pada Senin, Jakarta juga melaporkan 1.673 anak terinfeksi Covid-19.
“Penting sekali bagi para orang tua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak,” kata Dwi melalui siaran pers, Selasa.
Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta agar pemerintah memperbanyak tes Covid-19 dan penelusuran kontak terhadap anak.
Ketua IDAI Aman Pulungan mengatakan banyak anak yang terinfeksi Covid-19 terlambat ditangani karena minimnya tes.
“Kalau anak-anak telat terdeteksi Covid-19, kami tidak sempat menolong,” ujar Aman.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan 12,5 persen dari total 2,31 juta kasus Covid-19 di Indonesia merupakan anak berusia 0-18 tahun.
Anak juga menyumbang 1,2 persen dari total 61 ribu kasus kematian akibat infeksi SARS-CoV-2 ini.
Dari 1,2 persen kasus kematian pada usia anak tersebut, setengahnya merupakan balita.