Shenny Fierdha
08 September 2017•Update: 08 September 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengonfirmasi terbakarnya kapal milik Pertamina di area PT ASL Shipyard Indonesia, Kecamatan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau.
Lima orang tewas dalam kebakaran yang terjadi Kamis sore sementara satu orang lainnya saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batam.
Keenamnya merupakan karyawan PT Sinar Cendana/Samchan Engineering yang ditugaskan untuk mengelas salah satu bagian kapal.
"Saksi dari PT ASL akan diperiksa, termasuk kapten kapalnya. Dugaan penyebab kebakaran belum diketahui," kata Setyo saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat.
Berdasarkan informasi yang beredar, kebakaran terjadi jam 15.20 WIB di dalam pump room di kapal Gamkonora (nama kapal milik Pertamina). Kapal tersebut sedang docking di GT PT ASL Shipyard sejak Rabu untuk diperbaiki.
Keenam karyawan PT Sinar Cendana/Samchan Engineering yang menjadi korban ditugaskan untuk melakukan perbaikan tersebut. Mereka bernama Onik Saputra, Rusli Tan, Malik Majida, Faisal Koto, Nimrot Hutagalung dan Liwante Hutagalung.
Ketika kebakaran terjadi, Onik, Rusli, Malik, Faisal, dan Nimrot terjebak dan tidak bisa keluar sehingga tewas di tempat. Liwante satu-satunya orang yang berhasil melarikan diri meski terluka parah.
"Jasad korban dibawa ke RSUD Batam untuk diotopsi dan diketahui penyebabnya," tutup Setyo.