Burak Dag
15 April 2022•Update: 16 April 2022
ANKARA
Setiap kesempatan harus dimanfaatkan untuk mengakhiri tragedi kemanusiaan di Ukraina, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam percakapan telepon dengan Kanselir Austria Karl Nehammer pada Kamis.
Meminta dukungan untuk memajukan perundingan damai antara Rusia dan Ukraina di Istanbul, Erdogan membahas perang di Ukraina dan hubungan bilateral dengan Nehammer, menurut sebuah pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki.
Presiden Erdogan juga berterima kasih kepada perdana menteri Austria karena memuji peran Ankara untuk mengakhiri perang sesegera mungkin, serta menyatakan dukungannya terhadap upaya Turki menjadi tuan rummah pembicaraan damai.
Ankara akan melanjutkan upayanya demi solusi damai, tekan Erdogan.
Setidaknya 1.964 warga sipil telah tewas dan 2.613 terluka di Ukraina sejak awal perang Rusia-Ukraina, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,7 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain sejak awal perang yang dimulai 24 Februari, dengan lebih dari 7 juta lebih mengungsi, kata badan pengungsi PBB.