Nanı Afrıda
01 Februari 2020•Update: 01 Februari 2020
Oleh Davut Demircan
ANKARA
Sebuah pesawat kargo Turki yang dikirim untuk mengevakuasi warga Turki dari Wuhan, China tiba Sabtu di Bandara Internasional Tianhe Wuhan.
Pesawat yang membawa tenaga kesehatan yang berpengalaman dengan penyakit menular, tiba pukul 6 pagi waktu setempat.
Pesawat yang diterbangkan atas prakarsa Kementerian Kesehatan Turki, akan mengevakuasi setidaknya 30 warga Turki, serta orang-orang dari beberapa negara lain di tengah mewabahnya virus korona.
"[Ada] total 48 orang [yang akan dievakuasi], termasuk warga negara Azerbaijan, Albania dan Georgia, akan dibawa ke pesawat setelah pemeriksaan kesehatan spesialis infeksi kami," kata Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca di akun Twitter pribadinya.
Sementara itu, "Evakuasi akan dimulai di bawah kendali personel Kementerian Kesehatan," kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki dalam sebuah pernyataan.
"Pilot dan awak pesawat pesawat kami, yang akan membawa warga negara Turki dan negara sahabat dari kota Wuhan, China ke negara kami, sedang mempersiapkan kepulangannya," tambah kementerian itu.
Virus Korona, dinamakan demikian karena di bawah mikroskop berbentuk mahkota, telah menewaskan sedikitnya 258 orang di China dengan hampir 11.000 terinfeksi.
Lebih dari 60.000 orang kini berada dalam pengawasan medis.
Sejak merebaknya akhir tahun lalu, China telah mengunci Wuhan dalam upaya menahan virus dan membangun rumah sakit dengan kapasitas 1.000 tempat tidur untuk mengobati mereka yang terkena dampak.
Di luar China, virus telah menyebar ke Jepang, Korea Selatan, Thailand, AS, Singapura, Prancis, Vietnam, dan Kanada.
Wisatawan dari China harus melalui skrining virus di bandara di seluruh dunia.
Beberapa maskapai telah menangguhkan penerbangan ke Wuhan.