Recep şakar
23 Desember 2017•Update: 24 Desember 2017
MELBOURNE
Australia menyatakan akan menarik jet tempurnya yang digunakan dalam operasi melawan Daesh di Suriah dan Irak.
Menteri Pertahanan Australia Marisa Payne mengatakan, Australia akan menarik enam unit jet tempur Super Hornet F/A–18F yang digunakan dalam operasi melawan Daesh di Suriah dan Irak pada bulan depan.
Payne mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah perundingan dengan Irak dan anggota koalisi internasional.
Payne menilai, pasukan Australia telah memberikan kontribusi besar terhadap perjuangan melawan organisasi teroris di wilayah tersebut.
Sementara itu, 700 personil militer yang bertugas dalam pelatihan tentara Irak akan melanjutkan tugas di wilayah tersebut guna mencegah kemunculan Daesh kembali, kata Payne.
Sedangkan pesawat-pesawat pengisian bahan bakar dan pengawasan akan tetap tinggal di wilayah tersebut atas permintaan Irak.
Australia, sebagai bagian dari koalisi yang dipimpin Amerika Serikat mengerahkan sekitar 780 personil militer untuk melatih pasukan lokal dan angkatan udara untuk bertugas di Suriah.