01 November 2017•Update: 02 November 2017
Övünç Kutlu
NEW YORK, Amerika Serikat
Masyarakat Amerika Serikat (AS) menghabiskan miliaran dolar tiap tahunnya untuk merayakan Halloween yang menjadi ajang bagi anak-anak berkeliling meminta permen dan coklat dari rumah-rumah sekitar menggunakan kostum warna-warni dengan berbagai tema.
Menurut informasi yang diperoleh koresponden Anadolu Agency dari National Retail Federation (NRF) AS, Pengeluaran Halloween di AS tahun lalu merupakan yang tertinggi sejak 2012 dengan nilai USD 8,4 miliar.
Sementara itu, pengeluaran belanja Halloween di AS tahun ini diperkirakan akan kembali mencetak rekor dengan peningkatan 8,3 persen dari tahun 2016 menjadi USD 9,1 miliar.
Masyarakat diperkirakan akan menghabiskan USD 3,4 miliar untuk kostum, USD 2,7 miliar untuk hiasan, USD 2,6 miliar untuk labu dan permen dan USD 400 juta untuk kartu ucapan.
Pada tahun 2016, sebanyak 171 juta dari 326 juta masyarakat AS tercatat mengikuti berbagai festival dan berbagai acara selama Halloween, tahun ini jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 179 juta orang.
Rata-rata pengeluaran satu rumah untuk Halloween di Amerika Serikat adalah USD 86 atau sekitar Rp1,1 juta.
Menurut penelusuran Anadolu Agency dari data toko eceran terbesar di AS, kostum anak-anak Spiderman, Harry Potter dan Wonder Woman termasuk kostum paling laris dan banyak diminati.
Sebuah kostum Spiderman dijual seharga USD 31 atau sekitar Rp420 ribu di toko online terbesar Amerika Amazon, sedangkan di toko eceran seperti Walmart dan Target harga kostum Harry Potter dan Wonder Woman bervariasi mulai USD 20 atau sekitar Rp270 ribu hingga USD 40 atau sekitar Rp550 ribu.
Kostum untuk orang dewasa di jual mulai USD 40 atau sekitar Rp550 ribu hingga USD 150 atau sekitar Rp2 juta di toko eceran.