21 Agustus 2017•Update: 21 Agustus 2017
Ilker Girit
ISTANBUL
Big Ben – menara jam yang bertengger di gedung parlemen Inggris dan telah berdentang di London selama 157 tahun, bahkan selama Perang Dunia II – terdiam pada Senin.
Jam yang resminya bernama Great Bell itu berdentum untuk terakhir kalinya pada Senin siang waktu setempat, ditemanni sejumlah anggota parlemen Inggris yang berkerumun dibawah.
Bel itu akan diam untuk 4 tahun selama renovasi dilakukan di gedung yang ditempatinya, Elizabeth Tower.
Pemerintah Inggris mengatakan dalam pernyataannya bel itu “masih bisa berdentang untuk acara nasional seperti Tahun Baru atau untuk mengenang pahlawan nasional [Remembrance Sunday].”
Namun, seorang anggota Partai Konservatif, John Glen, mengatakan pada media bel itu harus berbunyi setidaknya seminggu sekali bagi jutaan turis yang mengunjungi London setiap tahunnya.
Steve Jaggs, pengurus jam itu, mengatakan: “Diamnya Big Ben adalah tonggak sejarah yang penting untuk proyek pemugaran ini.”
“Program itu akan menjaga Big Ben kedepannya, serta melindungi dan melestarikan rumahnya – Elizabeth Tower,” tambahnya.
Sedangkan pemerintah Inggris mengatakan Big Ben juga pernah dinon-aktifkan pada 2007, dan sebelumnya antara 1983-1985 untuk diperbaiki.
Dentuman Great Bell pertama didengar pada 11 Juli 1859.