Astudestra Ajengrastrı
13 Mei 2018•Update: 14 Mei 2018
Mahmoud Baraka
KIRKUK, Irak
Enam personel keamanan Irak tewas pada Sabtu dalam dua serangan bom di pinggir jalan kota Kirkuk, wilayah di bagian utara Irak, menurut seorang petugas polisi setempat.
Serangan itu terjadi di daerah Al-Khan di Kirkuk selatan, menewaskan enam anggota polisi federal dan al-Hashd Al-Ashaeri, pasukan suku Sunni pro-pemerintah, ujar kepala polisi Kirkuk Ali Kamal kepada Anadolu Agency.
Tiga perwira polisi juga terluka dalam serangan itu, kata Al-Ashaeri yang menyalahkan kelompok teroris Daesh atas kekerasan itu.
Sebelumnya pada Sabtu, enam orang tewas dalam serangan-serangan Daesh di sejumlah pos pemeriksaan di Kirkuk.
Serangan hari Sabtu terjadi ketika warga Irak mulai memberikan suara dalam pemilihan parlemen pertama negara itu sejak Irak mengumumkan kemenangan melawan Daesh.
Kelompok teroris telah mengancam akan menyerang tempat-tempat pemungutan suara selama pemilihan parlemen Irak.
Pemilu parlementar pada Sabtu adalah pemilihan pertama negara itu sejak Daesh secara meyakinkan dikalahkan akhir tahun lalu setelah menduduki sebagian besar Irak utara dan barat pada pertengahan 2014.
Sekitar 24 juta orang - dari sekitar 37 juta penduduk Irak - memenuhi syarat untuk memberikan suara pada pemilihan.
Pemilihan berlangsung saat Irak masih berada di bawah bayang-bayang krisis ekonomi, kembalinya ribuan pengungsi, polarisasi politik dan berbagai masalah keamanan.