Maria Elisa Hospita
04 Juni 2018•Update: 04 Juni 2018
Huseyin Erdogan
ANKARA
Iran memulai pertukaran minyak dengan Kirkuk, Irak, pada Minggu, setelah dua negara tetangga tersebut menyelesaikan pertikaian logistik.
Kantor berita untuk Kementerian Perminyakan Iran, Shana, pada Kamis mengungkapkan bahwa sesuai dengan pertukaran biaya, asuransi dan pengiriman (CIF), kilang Iran di perbatasan Iran-Irak menerima antara 30.000 - 60.000 barel minyak per hari dari ladang minyak Kirkuk di utara Irak, melalui truk tangki, dengan imbalan pasokan minyak untuk Irak selatan.
Shana menyebutkan, tanker-tanker menurunkan kargo mereka di tangki penyimpanan di Darreh Shahr, Iran, di barat provinsi Ilam, pada Minggu.
Untuk keperluan operasi pertukaran, Perusahaan Distribusi Minyak Nasional Iran (NIOPDC) memasang sejumlah tank di kota.
Berdasarkan ketentuan penjualan CIF, penjual harus membayar biaya pengiriman termasuk asuransi untuk mengangkut barang ke pelabuhan tujuan.
"Minyak itu akan dikirimkan ke kilang-kilang minyak Iran dan perjanjian pertukaran tunduk pada renegosiasi," kata Shana.