Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
27 Desember 2019•Update: 27 Desember 2019
Mustapha Dalaa
TRIPOLI
Pemerintah Libya yang diakui PBB membombardir posisi pasukan dan tentara bayaran pimpinan komandan militer Khalifa Haftar pada Jumat.
Pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) menembaki gudang senjata milik pasukan Haftar di distrik Yarmouk, sebelah selatan Tripoli, lansir kantor media operasi Burkan Al-Ghadab (Gunung Api Kemarahan).
Pasukan Haftar melancarkan operasi di wilayah Salahaddin pada Kamis yang menyebabkan eksodus warga sipil besar-besaran, tetapi pasukan GNA membalas serangan tersebut.
Pada April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional, tetapi mereka sejauh ini terus menghadapi kegagalan.
Pada 12 Desember, Haftar mengumumkan bahwa dia telah memerintahkan gerilyawan untuk meluncurkan "pertempuran yang menentukan" guna merebut ibu kota.
Menurut data PBB, lebih dari seribu orang terbunuh sejak awal operasi dan lebih dari 5.000 orang terluka.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.