Marıa Elısa Hospıta
31 Januari 2020•Update: 01 Februari 2020
Mohammed Yehia
ISTANBUL
Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB menembak jatuh drone di Tripoli pada Kamis.
Pasukan GNA mengungkapkan pesawat tak berawak buatan Rusia itu digunakan untuk tujuan pengintaian.
Sebelumnya, pada Selasa, GNA juga menembak jatuh drone milik Uni Emirat Arab (UEA) di Misrata.
Bulan lalu, tiga orang tewas dalam serangan drone yang dioperasikan oleh UEA di Libya.
GNA telah mengadukan UEA ke Dewan Keamanan PBB pada September lalu.
Mereka menuding UEA melancarkan tindakan permusuhan dan mendukung komandan pemberontak Khalifa Haftar yang berbasis di Libya Timur.
Sejak lengser dan wafatnya Muammar Khaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan UEA, dan satu lagi GNA di Tripoli yang diakui oleh PBB dan masyarakat internasional.