Muhammad Abdullah Azzam
02 Mei 2019•Update: 02 Mei 2019
Ahmet Dursun
ANKARA
Direktur Utama Perusahaan Minyak Nasional Iran Masoud Karbasian mengatakan bahwa negaranya masih akan terus memproduksi minyak, meski Amerika Serikat (AS) tak memberikan hak pengecualian baru kepada delapan negara dari sanksi minyak Iran.
Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan, pada 22 April, bahwa pemerintah AS tak lagi memberikan hak pengecualian baru kepada delapan negara yang dibebaskan dari sanksi minyak Iran.
Berbicara kepada televisi pemerintah Iran, Karbasian mengomentari penerapan sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran yang masih berlaku.
"Sanksi itu tak berpengaruh pada jumlah produksi minyak kami,” ungkap Karbasian.
Karbasian mengungkapkan produksi minyak sempat mengalami halangan akibat bencana banjir yang melanda sebagian besar wilayah Iran bulan lalu.
"Selain masalah yang disebabkan banjir, tidak ada masalah pengurangan dalam produksi minyak,” ujar dia.
Karbasian menyebut produksi minyak di beberapa ladang minyak Iran sempat mengalami gangguan selama beberapa hari akibat banjir.
Masoud Karbasian menambahkan bahwa negaranya akan menjual minyak melalui pasar bebas meski ada sanksi AS.