Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Mei 2019•Update: 10 Mei 2019
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
Ethiopia mengumumkan bahwa 875.000 pengungsi telah kembali ke rumah mereka pada 7 Mei.
Pengumuman itu disampaikan oleh Billene Seyoum, juru bicara kantor perdana menteri, pada sebuah konferensi pers, Kamis.
Seyoum mengatakan sejak 2016, 2,8 juta orang kehilangan tempat tinggal mereka karena konflik di berbagai bagian negara.
Selama tahun lalu saja, konflik etnis telah menyebabkan perpindahan lebih dari satu juta orang, sementara sisanya terlantar sejak meletusnya protes anti-pemerintah 2016.
Menurut Seyoum, sejumlah lembaga pemerintah dan organisasi kemanusiaan bekerja sama untuk merehabilitasi para pengungsi.
“Rehabilitasi berkelanjutan adalah salah satu prioritas utama pemerintah,” tambah dia.
Penutupan perbatasan Ethiopia-Eritrea
Setelah Eritrea dan Ethiopia mulai membaik, berbagai titik di sepanjang perbatasan kedua negara kembali dibuka.
Tetapi beberapa bulan terakhir, satu-persatu perbatasan kembali ditutup karena alasan yang tidak jelas.
Ketika ditanya tentang masalah ini, Seyoum mengatakan delegasi dari kedua negara telah bertemu untuk membahas masalah ini dan hasil diskusi akan segera diumumkan.