Michael Hernandez
09 Januari 2018•Update: 10 Januari 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Badai, kebakaran hutan, dan banjir massal di Amerika Serikat telah menjadikan tahun 2017 sebagai tahun dengan dana pemulihan bencana terbanyak, kata Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), pada Senin.
Badan pemerintah tersebut mencatat bahwa sepanjang tahun 2017, ada 16 peristiwa terkait cuaca yang masing-masingnya telah menelan biaya lebih dari USD1 miliar.
Jumlah tersebut bahkan melampaui jumlah dana yang dikeluarkan pada 2011.
Di California bagian selatan saja, tercatat ada sebanyak enam kebakaran hutan. Salah satunya kebakaran Thomas, yang tercatat sebagai kebakaran terbesar sepanjang sejarah California.
Menurut NOAA, bencana 2017 telah menyebabkan kerusakan senilai USD306 miliar, dengan sebagian besar biaya tersebut berasal dari badai yang menyumbang USD265 miliar.
Angka kerugian tersebut bahkan telah melampaui rekor sebelumnya pada 2005 (USD215 miliar, sebagian besar karena Badai Katrina).
NOAA memperingatkan bahwa biaya keseluruhan bisa saja bertambah, karena perkiraan kerugian badai topan Harvey, Irma, dan Maria masih dievaluasi.
Secara keseluruhan, 362 orang tewas dalam 16 bencana terkait cuaca selama tahun lalu.
Tahun lalu juga tercatat sebagai tahun terpanas ketiga sepanjang sejarah, setelah tahun 2016 dan 2012.