Maria Elisa Hospita
09 Juli 2020•Update: 09 Juli 2020
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengelu-elukan hubungan "luar biasa" antara negaranya dengan Meksiko.
"Hubungan AS-Meksiko tidak pernah sedekat ini sebelumnya. Kami telah melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama-sama," kata Trump saat konferensi pers gabungan dengan rekan sejawatnya dari Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, di Gedung Putih, pada Rabu.
Trump juga memuji Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA) yang mulai berlaku 1 Juli, menyebutnya sebagai "kesepakatan dagang terbesar yang pernah ada".
Dia optimistis bahwa kesepakatan itu yang akan menciptakan terobosan perlindungan tenaga kerja.
USMCA menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang ditandatangani pada 1994 dan dinegosiasikan kembali atas desakan Trump, karena Washington tidak mendapatkan kesepakatan yang adil di bawah NAFTA.
Butuh negosiasi selama tiga tahun sebelum semua pihak akhirnya menandatangani USMCA.
Sementara itu, Lopez Obrador menyebut kesepakatan itu "peluang besar" dan "penyeimbang ketimpangan ekonomi" di antara ketiga negara.
Presiden Meksiko juga berterima kasih kepada pemerintahan Trump karena tidak memperlakukan Meksiko sebagai koloni dan menghormati kemerdekaan bangsa.
Usai konferensi pers itu, Trump dan Lopez Obrador menandatangani deklarasi persahabatan dan kerja sama.
Itu adalah kunjungan resmi pertama Lopez Obrador ke AS sejak dia menjabat.
Menurut Trump, pemimpin Kanada juga akan melakukan kunjungan serupa dalam waktu dekat.