Muhammad Nazarudin Latief
13 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
Serife Cetin
BRUSSEL
Uni Eropa pada Selasa memperingatkan bahwa pihaknya telah melakukan tugasnya untuk memastikan kesepakatan Brexit, namun, kemungkinan keluarnya Inggris dari blok itu tanpa kesepakatan telah meningkat.
Juru bicara Dewan Uni Eropa Preben Aaman mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa blok itu kecewa dengan hasil pemungutan suara Parlemen Inggris.
Dia mengatakan "kebuntuan" Brexit hanya dapat diselesaikan di London karena UE telah melakukan semua yang diperlukan.
Mengingat tinggal 17 hari tersisa bagi UK untuk meninggalkan Uni Eropa, dia mengatakan, "Dengan pemungutan suara hari ini, kemungkinan keluarnya Inggris tanpa kesepakatan telah meningkat secara serius. Kami akan terus mempersiapkan keberangkatan tanpa kesepakatan."
Pemilihan di parlemen
Theresa May gagal mengubah teks perjanjian, yang menarik reaksi karena "artikel pencegahan" mengenai perbatasan Irlandia Utara.
Namun, dia mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa pada dokumen timbal balik yang mengklarifikasi ketentuan penggunaan artikel.
Sebelumnya Selasa, parlemen Inggris menolak kesepakatan Brexit yang telah diperbaiki Theresa May dengan 391 - 242 suara.
Parlemen akan memilih Rabu, Brexit tanpa kesepakatan. Pada Kamis, mereka akan memilih menunda tanggal Brexit dan dijadwalkan untuk akhir bulan.
Ditulis oleh Ali Murat Alhas