Ilkay Güder
26 Januari 2018•Update: 26 Januari 2018
Ilkay Güder
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengunjungi pusat komando militer di provinsi Hatay, Turki, bertepatan dengan hari keenam operasi yang berlangsung di Afrin, Suriah.
Erdogan menyapa dan memberi semangat kepada tentara yang sedang bertugas di pusat komando.
“Kalian menulis sejarah baru dengan setiap langkah yang sedang dan akan kalian lakukan,” kata Erdogan kepada para prajurit.
Dalam kunjungan itu, Erdogan menerima laporan dari komandan dan perwira di pusat komando yang bertanggung jawab untuk urusan administrasi Operasi Ranting Zaitun tersebut.
Erdogan kemudian meninjau perkembangan kemajuan operasi dari komandan militer di pusat operasi lainnya melalui konferensi video.
Erdogan didampingi oleh Menteri Pertahanan Nasional Nurettin Canikli, Kepala Staf Umum Jenderal Hulusi Akar, Komantan Angkatan Darat Yasar Guler, Deputi Perdana Menteri Bekir Bozdag dan Gubernur Hatay Erdal Ata.
Turki pada Sabtu lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.