Rıskı Ramadhan
26 Januari 2018•Update: 27 Januari 2018
Sefa Şahin
ANKARA
Staf Umum Turki pada Jumat menyatakan sedikitnya 343 teroris PKK/KCK/PYD-YPG dan Daesh telah dilumpuhkan sejak Operasi Ranting Zaitun dimulai di Afrin, Suriah.
Angkatan Bersenjata Turki juga menghancurkan 23 target yang merupakan tempat penampungan, persembunyian, posisi senjata, dan gudang amunisi milik teroris PKK/KCK/PYD-YPG dan Daesh Kamis malam, pernyataan tersebut menambahkan.
Pihak militer kembali menegaskan bahwa mereka sangat berhati-hati agar tidak membahayakan warga sipil selama operasi tersebut.
"Satu-satunya yang menjadi sasaran adalah teroris serta setiap tempat penampungan, persembunyian, senjata, kendaraan, dan peralatan milik mereka," tulis pernyataan tersebut.
Melalui pernyataan yang sama militer juga menyatakan bahwa Operasi Ranting Zaitun "berlangsung sukses sesuai dengan rencana”.
Turki pada Sabtu lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.