Adham Kako, Levent Tok, Mohamad Misto
04 Januari 2018•Update: 05 Januari 2018
Adham Kako, Levent Tok, Mohamad Misto
GHOUTA TIMUR, Suriah
Setidaknya 20 penduduk lokal tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan rezim Bashar al-Assad di wilayah oposisi di distrik Ghouta Timur, Suriah, menurut sumber dari Pertahanan Sipil Suriah.
Organisasi yang dikenal dengan nama White Helmets itu mengatakan 11 warga sipil - termasuk anggota White Helmets juga - tewas dalam serangan rezim di area Misraba pada Rabu.
Enam orang lainnya tewas di area Arbin dan tiga warga sipil lagi, termasuk dua anak-anak, tewas ketika pasukan rezim menyerang area Beyt Sava.
Pasukan udara Rusia mengebom pemukiman warga di kawasan itu untuk mendukung pasukan rezim yang mengepung Ghouta Timur, menurut White Helmets.
Korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh pertahanan sipil.
Pasukan Assad mulai menyerang Ghouta Timur sejak 14 November lalu.
Kawasan itu dikepung pasukan rezim sejak Desember 2012 dan jatuh tepat di wilayah de-eskalasi. Wilayah de-eskalasi itu merupakan area bebas serangan yang dibentuk oleh persetujuan Turki, Rusia, dan Iran.
Perang sipil di Suriah dimulai pada awal 2011 ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi menyerang oposisi. Jutaan lainnya terpaksa melarikan diri dan mengungsi.