Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 Maret 2019•Update: 18 Maret 2019
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
Menteri Transportasi Ethiopia mengatakan data awal yang didapat dari kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pekan lalu menunjukkan kesamaan dengan kecelakaan pesawat Lion Air pada Oktober lalu.
Dagmawit Moges mengatakan Perekam Data Penerbangan (FDR) dan Perekam Suara Cockpit (CVR) dari penerbangan ET-302 yang jatuh telah berhasil diunggah.
"Kami telah mengambil isi rekaman FDR dan CVR," katanya, seraya menambahkan bahwa pakar internasional dan analis AS telah mengkonfirmasi keaslian rekaman itu.
Semua penumpang dan awak maskapai Ethiopian Airlines yang berjumlah 157 tewas dalam kecelakaan yang terjadi tak lama setelah lepas landas pada Minggu lalu.
Menurut menteri, kemiripan kecelakaan penerbangan ET-302 dengan kecelakaan penerbangan Indonesia yang melibatkan jenis pesawat yang sama telah dikonfirmasi.
Boeing 737 Max 8 yang digunakan dalam penerbangan Lion Air JT610 juga mengalami kecelakaan yang menewaskan 189 orang.
Kecelakaan itu juga terjadi tak lama setelah lepas landas.
"Setelah analisis lebih lanjut dari rekaman itu, pemerintah Ethiopia akan mengumumkan hasilnya dalam satu bulan," tambahnya.
FDR dan VCR ditemukan pada Rabu lalu dan dibawa ke Prancis untuk diunggah dan dianalisis.
Setelah kecelakaan fatal tersebut, sejumlah negara di seluruh dunia melarang terbang semua armada Boeing 737 Max 8 dan 9.