Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 September 2019•Update: 04 September 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
China mengajukan keluhan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), pada Senin.
China secara resmi meminta bantuan WTO untuk menyelesaikan masalah tarif dengan Amerika Serikat (AS) setelah pemerintahan Presiden Donald Trump akan mengenakan tarif tambahan 15 persen untuk impor barang-barang China ke AS.
"Tarif yang diberlakukan oleh AS sangat melanggar konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara di Osaka," kata Kementerian Perdagangan China, dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Xinhua.
Langkah tersebut diambil setelah AS memberlakukan tarif tambahan sebesar 15 persen untuk impor barang China senilai USD300 miliar mulai 1 September.
"China sangat tidak puas dan dengan tegas menentang tarif itu," tambah Kementerian Perdagangan.
Dalam pernyataannya, Kementerian Perdagangan China mengatakan secara tegas akan melindungi hak dan kepentingannya sendiri yang sah dan dengan tegas menegakkan sistem perdagangan multilateral serta tatanan perdagangan internasional sesuai dengan aturan WTO.