21 Agustus 2017•Update: 22 Agustus 2017
Pizaro Gozali Idrus
JAKARTA
Amirul hajj yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terbang ke Arab Saudi untuk meninjau pelaksanaan ibadah haji. Amirul hajj bersama rombongan tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis, Jeddah, Minggu malam.
Menurut Kepala Bidang Humas Kementerian Agama, Rosidin Karidi, ada tiga misi Amirul Hajj selama di tanah suci.
Pertama, memastikan koordinasi antar berbagai institusi dalam kepanitiaan ibadah haji Indonesia berjalan baik.
Kedua, memberikan konsultasi atau masukan-masukan bila muncul persoalan-persoalan di lapangan.
Ketiga, melakukan kontrol terhadap petugas agar bekerja on the track.
“Delegasi Amirul Hajj diharapkan dapat memberikan bimbingan berdasarkan pengawasan yang dilakukan secara internal terhadap prosesi tahapan-tahapan penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Rosidin dalam pesan singkatnya kepada Anadolu Agency, Senin.
Menurut Rosidin, tidak ada keluhan berarti dari jemaah haji Indonesia. Hanya saja, masih ditemukan permasalahan kecil di lapangan, seperti katering basi, yang segera diketahui petugas sebelum dibagikan ke jemaah. Terkait masalah ini, penyedia katering sudah diberi sanksi.
“Ada juga permasalahan lift yang sempat ngadat, itupun sudah diselesaikan dan ditangani petugas saat itu juga,” jelas dia.
Dalam keterangan persnya, Menteri Lukman berpesan agar jemaah mematuhi ketentuan Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia. Terutama soal aturan waktu melempar jumrah yang telah ditetapkan.
"Tahun ini adalah tahun terbanyak, tidak hanya Indonesia tapi seluruh dunia yang totalnya 2,1 juta jemaah haji dunia berkumpul," katanya di Jeddah, Minggu malam.
Selain itu, Menag juga minta jemaah untuk terus menjaga kesehatan. Dengan suhu mencapai 50 derajat celcius, jemaah diharapkan banyak meminum air putih.
"Jemaah harus menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat," katanya.